Minggu, 16 Oktober 2011

RAMALAN KIAMAT 2012

PENDAHULUAN
Judul makalah ini meniru judul sebuah film yang pernah diputar di gedung bioskup beberapa tahun yang lalu. Dalam film 2012 dikisahkan tentang kehancuran bumi karena gempa, tsunami, dan letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Konon, film itu terinspirasi oleh ramalan yang dibuat berdasarkan kalender suku Maya yang menyebutkan bahwa bumi akan hancur pada 21 Desember 2012. Menurut orang-orang yang percaya pada ramalan itu, ramalan kalender suku Maya sudah terbukti tepat dalam kejadian-kejadian sebelumnya dan menurut mereka, tanda-tanda kebenaran ramalan 21 Desember 2012 juga sudah terlihat sekarang ini. Ada pula orang yang menghubungkan ramalan itu dengan kiamat.
Bagaimana penjelasan Al Qur’an berkaitan dengan ramalan tersebut? Makalah ini ditulis untuk menjawab pertanyaan tersebut. Al Qur’an terjemahan yang digunakan adalah versi Dep. Agama RI yang terdapat dalam program komputer Al Qur’an digital versi 2.1. Jika terjemahan lain digunakan, versinya disebutkan.
KIAMAT
Kiamat bermakna dua, yaitu waktu kematian semua makhluk dan waktu ketika manusia dihidupkan kembali setelah kematiannya (39:68; 22:7; dan 23:16). Dalam 39:68 disebutkan bahwa semua yang ada di langit dan bumi mati semua kecuali sebagian yang dikehendaki Allah. Artinya, pada hari kiamat masih ada yang hidup. Menurut penulis, yang dibiarkan hidup adalah makhluk selain manusia karena semua manusia akan dihidupkan kembali untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya selama hidup di dunia ini (58:6).
39:68. Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).
22:7. dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.
23:16. Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat.
58:6. Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
KEHANCURAN LANGIT DAN BUMI PADA HARI KIAMAT
Kematian semua makhluk terjadi setelah langit dan bumi mengalami kehancuran. Gambaran kehancuran langit dan bumi pada hari kiamat dalam Al Qur’an adalah sebagai berikut.
Pada hari itu, bumi dan gunung bergoncang (73:14) dengan goncangan bumi yang dahsyat (56:4). Bumi dan gunung-gunung diangkat dan dibuat saling berbenturan (69:14).
73:14. Pada hari bumi dan gunung-gunung bergoncangan, dan menjadilah gunung-gunung itu tumpukan-tumpukan pasir yang berterbangan.
56:4. apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,
69:14. dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.
Gunung berjalan (52:10). Kemudian, gunung-gunung dihancurkan (81:3 dan 56:5) menjadi seperti pasir (73:14) atau debu (77:10 dan 56:6) atau bulu yang berterbangan (70:9) dan berhamburan (101:5). Lautan dibuat meluap (81:6).
52:10. dan gunung benar-benar berjalan.
81:3. dan apabila gunung-gunung dihancurkan,
56:5. dan gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-luluhnya,
56:6. maka jadilah ia debu yang beterbangan,
73:14. Pada hari bumi dan gunung-gunung bergoncangan, dan menjadilah gunung-gunung itu tumpukan-tumpukan pasir yang berterbangan.
77:10. dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu,
70:9. dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang berterbangan),
101:5. dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan.
81:6. dan apabila lautan dijadikan meluap
Langit berguncang (52:9) dan terbelah (69:16 dan 77:9). Langit berwarna merah mawar seperti minyak (53:37) dan menjadi seperti luluhan perak (70:8). Dan, akhirnya langit dilenyapkan (81:11).
52:9. pada hari ketika langit benar-benar bergoncang,
69:16. dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah.
77:9. dan apabila langit telah dibelah,
55:37. Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.
70:8. Pada hari ketika langit menjadi seperti luluhan perak,
81:11. dan apabila langit dilenyapkan,
Bintang-bintang berjatuhan (81:2). Matahari dan bintang-bintang dimusnahkan (81:1 dan 77:8).
81:2. dan apabila bintang-bintang berjatuhan,
81:1. Apabila matahari digulung,
77:8. Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan,
Manusia seperti anai-anai yang bertebaran (101:4). Unta bunting ditinggalkan (81:4) sedangkan binatang liar dikumpulkan (81:5). Pada hari itu, anak-anak menjadi beruban (73:17).
101:4. Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran,
81:4. dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan)
81:5. dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,
73:17. Maka bagaimanakah kamu akan dapat memelihara dirimu jika kamu tetap kafir kepada hari yang menjadikan anak-anak beruban.
Setelah kiamat tahap pertama berupa kehancuran langit dan bumi selesai, Allah menciptakan langit dan bumi yang lain (14:48) (Frase di padang Mahsyar dalam kurung adalah tambahan penerjemah dan tidak ada dalam Al Qur’an.). Di bumi yang lain inilah manusia akan dihidupkan kembali (23:16).
14:48. (Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan mereka semuanya (di padang Mahsyar) berkumpul menghadap ke hadirat Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa.
KAPAN KIAMAT TERJADI?
Waktu kejadian hari kiamat tidak diketahui oleh siapapun kecuali Allah. Rasul Allah yang sering dianggap sejumlah orang mengetahuinya pun juga tidak mengetahui waktu hari kiamat.
53:58. Tidak ada yang akan menyatakan terjadinya hari itu selain Allah.
7:187. Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: "Bilakah terjadinya?" Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba." Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui."
RAMALAN KIAMAT PADA 21 DESEMBER 2012
Dengan gambaran kiamat seperti di atas, kita dapat menilai bahwa film 2012 tidak menggambarkan hari kiamat karena, dalam film tersebut, matahari, bumi, bintang, dan langit masih utuh dan masih ada manusia yang hidup.
Sudah disebutkan di muka bahwa kejadian hari kiamat hanya Allah yang tahu dan tidak disebutkan waktunya di dalam Al Qur’an. Hanya saja, dijelaskan di dalamnya bahwa hari kiamat terjadi secara tiba-tiba (7:187 dan 47:18), waktunya mungkin sudah dekat (42:17) , dan telah datang tandanya (47:18).
42:17. Allah-lah yang menurunkan kitab dengan (membawa) kebenaran dan (menurunkan) neraca (keadilan). Dan tahukah kamu, boleh jadi hari kiamat itu (sudah) dekat ?
47:18. Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila Kiamat sudah datang?
Kejadian kiamat yang secara tiba-tiba (7:187 dan 47:18) perlu dibahas secara seksama. Menurut penulis, kiamat yang terjadi secara tiba-tiba dalam 7:187 dan 47:18 adalah peristiwa manusia dihidupkan kembali yang terjadi secara tiba-tiba. Alasannya, dalam 7:187 terjemahan tertulis Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba. Artinya, pesan dalam kalimat tersebut ditujukan kepada semua orang. Dengan demikian, peristiwa kiamat yang dimaksud adalah kiamat yang dialami oleh semua orang. Demikian pula, ancaman kiamat yang dimaksud dalam (47:18) ditujukan kepada orang-orang yang hidup pada jaman Nabi yang tidak mengalami peristiwa kehancuran langit dan bumi. Padahal, kehancuran langit dan bumi hanya dialami oleh orang-orang tertentu saja yaitu orang yang hidup pada saat peristiwa tersebut terjadi. Oleh karena itu, kiamat yang terjadi secara tiba-tiba yang dimaksud adalah peristiwa manusia dihidupkan kembali. Perlu diingat bahwa semua manusia yang mencakup manusia pertama bernama Adam sampai manusia terakhir akan dihidupkan kembali pada hari kiamat (23:16). Jadi, peristiwa kehancuran langit dan bumi tidak terjadi secara tiba-tiba.
Berkaitan dengan tanda kiamat dalam (47:18), penulis berpendapat bahwa tanda yang dimaksud adalah tanda kiamat berupa kebangkitan manusia dari kematiannya. Tanda tersebut adalah kematian orang ketika hidup di dunia ini karena sesudah kematian seseorang akan diikuti dengan peristiwa kehidupan kembali pada hari kiamat. Selain itu, bukankah waktu menuju kematian itu tidak lama? Oleh karena itu, waktu kiamat yang mungkin sudah dekat yang dimaksud dalam (42:17) menurut penulis adalah waktu kematian seseorang.
Jika tidak terjadi secara tiba-tiba, apakah kiamat berupa kehancuran langit dan bumi dapat diprediksi? Sudah disebutkan sebelumnya bahwa yang mengetahui kejadian hari kiamat hanya Allah saja (53:58 dan 7:187). Dengan demikian, kejadian kiamat bersifat tidak dapat diprediksi (unpredictable). Bisa saja, kiamat terjadi besok, minggu depan, bulan depan, atau tahun 2012, atau malah sekarang.
Permasalahan berkaitan dengan ramalan kiamat yang terjadi pada 21 Desember 2012 terletak pada waktu kejadiannya yang berupa prediksi. Dijelaskan dalam 53:58 dan 7:187 bahwa kejadian hari kiamat tidak bisa diprediksi. Artinya, kita tidak boleh percaya bahwa hari kiamat dapat diprediksi. Meskpun demikian, kita harus percaya bahwa hari kiamat dapat terjadi setiap saat. Jika ada ramalan tentang kiamat yang secara kebetulan benar, ramalan itu tidak akan berarti sama sekali karena sesudah kiamat tidak ada lagi manusia. Jadi, tidak ada gunanya meramal hari kiamat.
BENCANA
Kehancuran di bumi yang digambarkan dalam film 2012 mungkin seperti bencana yang ditimpakan kepada orang-orang yang berdosa pada jaman para Rasul Allah. Secara umum, hal tersebut disebutkan dalam 29:40.
29:40. Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.
Bencana banjir besar terjadi pada jaman Nabi Nuh (29:14). Angin dingin yang kencang menimpa kamu A’ad (69:6 dan 69:7). Gempa sangat besar terjadi pada jaman Nabi Syu’aib dan Nabi Saleh (29:37 11:94 7:77; dan 7:78). Hujan batu kerikil terjadi pada jaman Nabi Luth (26:173 dan 29:40).
29:14. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Maka mereka ditimpa banjir besar, dan mereka adalah orang-orang yang zalim.
69:6. Adapun kaum 'Aad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang,
69:7. yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum 'Aad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk).
29:37. Maka mereka mendustakan Syu'aib, lalu mereka ditimpa gempa yang dahsyat, dan jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka.
11:94. Dan tatkala datang azab Kami, Kami selamatkan Syu'aib dan orang-orang yang beriman bersama-sama dengan dia dengan rahmat dari Kami, dan orang-orang yang zalim dibinasakan oleh satu suara yang mengguntur, lalu jadilah mereka mati bergelimpangan di rumahnya.
7:77. Kemudian mereka sembelih unta betina itu, dan mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhan. Dan mereka berkata: "Hai Shaleh, datangkanlah apa yang kamu ancamkan itu kepada kami, jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang diutus (Allah)."
7:78. Karena itu mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat tinggal mereka.
26:173. Dan Kami hujani mereka dengan hujan (batu) maka amat jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.
Mungkinkah akan ada bencana seperti yang terjadi pada jaman para Rasul dahulu? Sekarang ini tidak ada Rasul Allah. Memang, ada saja orang yang mengaku sebagai Rasul Allah tetapi itu hanya sebatas pengakuan orang saja. Jadi, tidak akan ada bencana dengan alasan seperti pada jaman para Rasul Allah.
Meskipun demikian, tanda-tanda kehadiran bencana tersirat dalam 30:41.
30:41. Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
Kerusakan di darat dan di laut dapat berupa bencana yang terjadi di darat dan di laut. Penyebabnya adalah perbuatan manusia, baik yang bersifat fisik maupun yang bersifat rohaniah. Perbuatan fisik berupa tindakan perusakan ekosistem daratan dan perairan sedangkan perbuatan bersifat rohaniah berupa perbuatan menyekutukan Tuhan atau syirik dan perbuatan-perbuatan lain yang menyimpang dari ajaran Al Qur’an. Perlu diingat bahwa hampir semua perbuatan manusia melibatkan tangan manusia. Maksud dari bencana tersebut adalah agar manusia kembali ke jalan yang benar. Jadi, bencana di darat dan di laut sudah diprediksi akan menimpa manusia. Hanya saja, waktunya tidak disebutkan.
PENUTUP
Kiamat tidak dapat diprediksi waktu kejadiannya. Makalah ini akan direvisi jika terjadi perubahan perspesi pada diri penulis.