Minggu, 20 November 2016

PENISTAAN AGAMA

Penistaan agama sama dengan penghinaan agama. Penghinaan agama sama dengan perbuatan menghinakan agama. Menghinakan sesuatu agama berarti perbuatan merendahkan atau mencela agama.

Apa reaksi orang ketika agamanya dihina? Sudah bisa diduga, mereka akan marah. Apakah yang dimaksud dengan marah? Menurut kamus besar bahasa Indonesia (kbbI), salah satu arti kata marah adalah sangat tidak senang (karena dihina, diperlakukan tidak sepantasnya, dsb.). Apakah yang harus dilakukan orang islam ketika marah? Jawabannya ada di Al Qur’an surat 42:37.

42:37. Dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan- perbuatan keji, dan apabila mereka marah mereka memberi maaf. (versi Dep. Agama RI)

Jadi, apabila orang islam marah, ia memberi maaf. Memberi maaf sama dengan memaafkan. Apa arti maaf? Menurut kbbI, maaf adalah pembebasan seseorang dari hukuman (tuntutan, denda, dsb.) karena suatu kesalahan. Dengan demikian, menurut Al Qur’an, orang islam yang marah akan membebaskan orang yang membuatnya marah dari tuntutan, denda, dan sebagainya. Dalam masa pemilihan gubernur Daerah Khusus Ibu kota Jakarta yang akan diselenggarakan pada 2017, sejumlah orang beragama islam yang marah karena merasa agamanya telah dihina menuntut agar orang yang dianggap menghina agamanya tersebut dituntut ke pengadilan agar diberi hukuman. Ini berarti bahwa mereka tidak memberi maaf kepada orang yang membuat mereka marah. Jelas sekali terlihat bahwa orang-orang yang marah tersebut tidak mematuhi ajaran Allah dalam Al Qur’an, yaitu surat 42:37. Sungguh disayangkan, mereka yang marah tersebut mengaku percaya pada Al Qur’an.

Ayat 42:37 mengajarkan kepada manusia agar tidak memberi hukuman kepada orang yang membuatnya marah. Contoh hukuman tersebut ialah tindakan kekerasan, pengrusakan, pembunuhan, dan penuntutan hukuman penjara.

Makalah ini ditutup di sini. Apabila ada perubahan persepsi pada diri penulis, makalah ini akan direvisi.